Bassist PAS Band Trisno Meninggal Dunia di Usia 56 Tahun, Industri Musik Indonesia Kehilangan Legenda Rock

  • Bagikan

BANDUNG, Intensnews.id – Kabar duka menyelimuti industri musik Indonesia. Trisno, bassist legendaris PAS Band, meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2026) pukul 14.29 WIB di RS Hermina Bandung dalam usia 56 tahun, setelah menjalani perjuangan panjang melawan komplikasi penyakit yang dideritanya. Kabar wafatnya Trisno datang setelah sebelumnya ia dirawat intensif akibat gagal ginjal dan penyumbatan pembuluh darah di kepala.

Sebelum mengembuskan napas terakhir, Trisno diketahui menjalani perawatan intensif akibat kondisi kesehatannya yang terus menurun. Ia menderita gagal ginjal dengan fungsi ginjal yang sangat menurun sehingga harus menjalani cuci darah secara rutin. Selain itu, penyumbatan pembuluh darah di kepala membuat kondisinya semakin kritis.

Kepergian Trisno menjadi kehilangan besar bagi dunia musik Tanah Air. Selama puluhan tahun berkarya bersama PAS Band, ia dikenal sebagai bassist dengan karakter permainan yang kuat, enerjik, dan penuh warna. Permainan bassnya menjadi salah satu identitas musikal yang mengantarkan PAS Band menjadi salah satu grup rock alternatif paling berpengaruh di Indonesia.

Bersama PAS Band, Trisno turut melahirkan berbagai album dan lagu yang mendapat tempat di hati para pencinta musik Indonesia. Kiprahnya sejak era In (No) Sensation, Through The Cycle, hingga karya-karya lainnya menjadikan PAS Band sebagai salah satu ikon musik rock Indonesia pada era 1990-an hingga 2000-an.

Tidak hanya dikenal sebagai musisi berbakat, Trisno juga dihormati sebagai sosok sederhana, rendah hati, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia musik. Pengabdiannya selama bertahun-tahun telah memberikan inspirasi bagi banyak bassist dan musisi muda di berbagai daerah.

Sebelumnya, kondisi kesehatan Trisno sempat menjadi perhatian publik setelah rekan-rekannya di PAS Band mengungkapkan bahwa ia mengalami gagal ginjal stadium lanjut dan harus menjalani perawatan intensif. Meski berbagai doa terus mengalir dari keluarga, sahabat, rekan musisi, dan penggemar, takdir berkata lain.

Kepergian Trisno meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, personel PAS Band, sahabat, serta jutaan penggemar yang tumbuh bersama karya-karyanya. Namun jejak musik dan dedikasi yang telah ia wariskan akan terus hidup, menjadi bagian penting dari sejarah musik rock Indonesia.

Selamat jalan, Trisno. Terima kasih atas karya, semangat, dan dedikasi yang telah menginspirasi generasi musisi Indonesia. Namamu akan selalu dikenang dalam setiap dentuman musik rock Tanah Air.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *