JAKARTA ,IntensNews.id — Beragam kisah unik dan latar belakang mewarnai perjalanan para peserta audisi Miss Indonesia 2026. Salah satunya datang dari Alda Callista, model asal Tulungagung, Jawa Timur, yang mencoba peruntungan di ajang kecantikan bergengsi tersebut.
Alda mengikuti audisi Miss Indonesia 2026 yang digelar di Studio MNC Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ia mengungkapkan bahwa dirinya baru saja pindah ke Jakarta setelah diterima bekerja di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.
“Karena aku kebetulan bulan ini sudah keterima kerja di PIK. Jadi aku pindah ke sini, makanya ikut audisi yang di Jakarta,” ujar Alda, Sabtu (23/5/2026).
Tak hanya fokus pada pekerjaan, Alda mengaku ingin mengejar kesempatan yang selama ini ia impikan di dunia beauty pageant dan industri hiburan.
“Aku mau membuktikan bahwa potensiku ini bisa dikembangkan lewat beauty pageant juga industri di dunia hiburan,” katanya.
Ia juga mengaku terinspirasi oleh sosok finalis dan alumni Miss Indonesia yang membuatnya semakin yakin untuk mencoba mengikuti ajang tersebut.
“Aku kebetulan juga ngefans sama Kak Audrey, terus akhirnya aku merasa harus coba,” lanjutnya.
Dalam kesehariannya, Alda aktif sebagai model komersial. Meski persiapan dilakukan dalam waktu singkat, ia tetap rutin melatih kemampuan catwalk dan public speaking sebagai modal menghadapi proses seleksi.
“Latihan terus sih, seperti catwalk tetap harus, terus public speaking juga dilatih lagi setiap hari,” ungkapnya.
Karena waktu persiapan yang terbatas, Alda mengaku belum menyiapkan konsep penampilan secara khusus untuk audisi tersebut.
“Sementara belum sih, karena waktunya lumayan mendadak dan belum banyak waktu buat prepare, jadi coba yang aman dulu aja,” jelasnya.
Di balik keinginannya menembus dunia pageant, Alda ternyata juga membawa kepedulian terhadap isu perempuan. Ia berharap suatu hari nanti dapat ikut menyuarakan pemberdayaan perempuan dan menciptakan ruang yang lebih adil bagi perempuan Indonesia.
“Aku selalu ingin mendedikasikan pada semua perempuan bahwa kita punya kesempatan dan juga ruang untuk keadilan,” tuturnya.





