PALEMBANG, IntensNews.id — Memasuki bulan suci Ramadan, Dinas Perhubungan Kota Palembang meningkatkan intensitas penertiban parkir liar di sejumlah titik rawan kemacetan.
Langkah ini dilakukan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas, khususnya menjelang waktu berbuka puasa dan usai salat tarawih, ketika aktivitas masyarakat meningkat signifikan.
Kawasan pusat perbelanjaan, pasar bedug, sentra kuliner Ramadan, hingga ruas jalan protokol menjadi fokus pengawasan. Lonjakan kendaraan pada sore dan malam hari kerap memicu kemacetan akibat parkir sembarangan yang memakan badan jalan.
Parkir Indomaret dan Alfamart Gratis
Kepala Parkir Wilayah Timur, Dedi Apriadi, menegaskan pihaknya telah menurunkan tim khusus untuk melakukan patroli rutin serta penertiban terhadap juru parkir liar.
Saat diwawancarai awak media, Dedi juga menegaskan bahwa untuk gerai Indomaret dan Alfamart, parkir tidak dipungut biaya (gratis).
“Penataan parkir ini bukan semata penindakan, tetapi upaya menciptakan ketertiban dan keselamatan bersama. Kami mengedepankan pendekatan persuasif, namun tetap tegas terhadap pelanggaran yang mengganggu kepentingan umum,” ujarnya.
Teguran Hingga Penggembokan
Penindakan dilakukan mulai dari teguran langsung, penggembokan kendaraan, hingga sanksi sesuai ketentuan peraturan lalu lintas yang berlaku. Dishub juga berkoordinasi dengan aparat terkait guna memastikan pengawasan berjalan optimal.
Selain razia, Dishub mengoptimalkan penggunaan kantong parkir resmi serta meminta pengelola pusat keramaian menyediakan lahan parkir yang memadai agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di badan jalan.
Masyarakat diimbau mematuhi rambu lalu lintas serta memarkir kendaraan di tempat yang telah ditentukan. Partisipasi publik dinilai menjadi faktor utama dalam menciptakan suasana Ramadan yang tertib, aman, dan nyaman di Kota Palembang.
Dengan pengawasan intensif dan langkah strategis tersebut, Pemerintah Kota Palembang berharap arus lalu lintas selama Ramadan tetap lancar tanpa gangguan parkir liar yang meresahkan.





