Ketua Koordinator Relawan Solid 07 Putri Dakka Tanggapi Isu PAW Rusdi Masse di NasDem

  • Bagikan

Palopo, IntensNews.id — Isu Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR RI dari Partai NasDem pasca hengkangnya Rusdi Masse (RMS) ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memantik respons dari lingkaran Putri Dakka. Ketua Koordinator Relawan Solid 07 bersama tim pemenangan Putri Dakka angkat bicara terkait peluang kader tersebut menggantikan RMS di Senayan.

Koordinator Tim Pemenangan Putri Dakka pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, Andri, menegaskan bahwa hingga saat ini Putri Dakka masih berstatus sebagai kader aktif Partai NasDem.

“Putri Dakka tidak pernah keluar dari Partai NasDem sampai hari ini,” tegas Andri kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).

Andri menyatakan, secara aturan perundang-undangan, pengganti anggota DPR RI melalui mekanisme PAW berasal dari calon legislatif dengan perolehan suara terbanyak berikutnya di daerah pemilihan (dapil) yang sama.

Ia merujuk pada ketentuan dalam Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang MD3 yang mengatur bahwa mekanisme PAW harus mengacu pada hasil suara sah yang ditetapkan KPU.

“Berdasarkan data KPU, suara terbanyak setelah Rusdi Masse adalah Putri Dakka. Secara aturan, DPW memang memiliki kewenangan mengusulkan, tetapi tidak boleh melompati peraih suara terbanyak yang sah, kecuali dalam kondisi tertentu yang diatur undang-undang,” jelasnya.

Menurut Andri, pengecualian hanya dimungkinkan apabila calon yang bersangkutan meninggal dunia, mengundurkan diri, tidak lagi memenuhi syarat sebagai anggota DPR, atau diberhentikan secara sah melalui mekanisme internal partai yang dilengkapi putusan etik serta dokumen hukum yang sah.

“Jika terjadi pelompatan terhadap suara terbanyak tanpa alasan hukum yang jelas dan tanpa putusan pengadilan, maka PAW tersebut berpotensi cacat hukum dan dapat dibatalkan. Banyak putusan PTUN maupun Mahkamah Agung yang telah membatalkan PAW dengan pola seperti itu,” ujarnya.

Diketahui, Putri Dakka maju sebagai calon legislatif nomor urut 7 dari Partai NasDem di Daerah Pemilihan (Dapil) III Sulawesi Selatan. Pada Pileg 2024, Partai NasDem berhasil mengamankan dua kursi DPR RI di dapil tersebut, yang diisi oleh Rusdi Masse dan Eva Stevani Rataba.

RMS tercatat sebagai peraih suara terbanyak di internal NasDem Dapil III, disusul Eva Stevani Rataba di posisi kedua. Putri Dakka berada di peringkat ketiga perolehan suara, sementara posisi keempat ditempati Aslam Patonangi.

“Kami tetap optimis bahwa figur yang paling tepat menggantikan RMS melalui mekanisme PAW adalah Putri Dakka,” kata Andri.

Menanggapi isu yang berkembang terkait status keanggotaannya di Partai NasDem, terutama setelah sempat mencalonkan diri dalam pemilihan wali kota melalui partai lain, Putri Dakka memilih menunggu keputusan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem.

“Kita tunggu saja hasil dari DPP NasDem, insya Allah dimudahkan,” ujar Putri Dakka melalui pesan WhatsApp yang disampaikan kepada Andri.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari DPP Partai NasDem terkait mekanisme PAW untuk menggantikan Rusdi Masse.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *