PALEMBANG, intensnews.id – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Selatan resmi memasuki babak baru dengan dikukuhkannya kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) masa bakti 2026–2031. Momentum tersebut dirangkai dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) yang digelar di Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPC PKB Musi Banyuasin yang juga Wakil Bupati Musi Banyuasin, KH Abdur Rohman Husen atau akrab disapa Kyai Rohman. Ia menilai pengukuhan kepengurusan baru menjadi energi segar bagi partai dalam memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Menurutnya, arahan ketua umum menekankan pentingnya soliditas struktur sampai ke tingkat ranting.
Kyai Rohman menjelaskan, meskipun terjadi penyegaran, sekitar 90 persen struktur kepengurusan sebelumnya tetap dilibatkan. Pergantian lebih difokuskan pada posisi inti seperti ketua, sekretaris, dan bendahara, sehingga kesinambungan program tetap terjaga. “Secara keseluruhan kepengurusan lama masih banyak dipakai. Ini penting agar kesinambungan kerja organisasi tetap berjalan,” ujarnya.
Di tingkat daerah, khususnya di Musi Banyuasin, PKB telah menyiapkan agenda strategis berupa konsolidasi kader, pendidikan politik, dan penguatan basis hingga ke tingkat ranting. Ia menyebut pembentukan ranting di Musi Banyuasin telah mencapai sekitar 90 persen. Langkah ini dinilai krusial untuk memperkuat fondasi partai menjelang agenda politik mendatang.
Terkait target politik, PKB Musi Banyuasin yang saat ini memiliki enam kursi di DPRD menargetkan peningkatan signifikan pada pemilu berikutnya. “Target kita mudah-mudahan bisa 10 kursi. Artinya kita ingin menambah empat kursi lagi,” tegasnya. Ia berharap kepengurusan baru DPW PKB Sumsel dapat bekerja lebih terarah, profesional, serta konsisten berpedoman pada AD/ART partai.






